Tips Memilih Fotografer Untuk Wedding

Tips Memilih Fotografer Untuk Wedding

Persiapan pernikahan Anda sedang dalam proses. Salah satunya adalah memilih fotografer untuk pre wedding maupun untuk momen hari H atau Wedding Day nya. Sudah pasti semuanya Anda inginkan yang terbaik, bukan? Karena ini adalah momen berharga dalam hidup Anda. Sesi pemotretan adalah hal yang sudah menjadi hukum wajib bagi sebagian orang, apalagi jaman ini. Ini menjadi semacam keharusan. Harap maklum, kenangan yang tak akan terlupakan. Dan untuk mencari fotografer/orang yang hobi fotografi  sangatlah tidak semudah membalik telapak tangan. Walaupun ada banyak jasa fotografi, dari yang masih baru belajar fotografi, yang baru terjun di dunia fotografi komersial, maupun para professional photography yang sudah malang melintang di dunia fotografi. Oleh keran itu inilah tips memilih fotografer untuk wedding.

“Kata bahagia akan jauh dari Anda ketika Anda salah memilih; termasuk memilih siapa yang akan mengabadikan pra pernikahan Anda sebagai momen yang tak akan terulang kembali. Anda tidak akan menikah atau pra nikah ulang, bukan?”

Tips Memilih Fotografer Untuk Wedding

Sumber gambar : Adorama.Com

Seiring perkembangan teknologi dan perkembangan dunia fotografi terbilang sangat pesat, maka jasa fotografipun terkena imbas dalam semua aspeknya. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya penggemar fotografi dan juga semakin banyak toko-toko yang menjual perlengkapan fotografi. Artinya, kalau hanyha amsalah peralatan, mudah untuk mendapatkannya asalkan dana tercukupi. Tapi, terlepas dari jenis dan kamera apa yang mereka gunakan, minat untuk terus belajar, berlomba dan bersaing kental terlihat. Seperti yang jelas bisa kita lihat adalah persaingan yang terjadi di dalam situs jejaring sosial Facebook. Ada banyak sekali hasil karya yang dipamerkan sehingga kita bisa memilih siapa yang membuatnya.

Ada beberapa jenis fotografi, diantaranya: fashion, produk, jurnalistik, interior/eksterior, dsb. Begitu pula untuk para komersial fotografer terbagi atas beberapa jenis, salah satunya adalah fotografer prewedding dan wedding.

Untuk yang disebutkan terakhir, ini berkaitan dengan kebiasaan para calon pasangan sebelum menikah mereka mencari fotografer untuk mengabadikan moment-moment mereka ke dalam sebuah foto yang biasa disebut sebagai foto prewedding. Hasilnya kelak (biasanya) akan digunakan untuk undangan atau bahkan dipajang di lokasi resepsi pernikahan.  Dan untuk dapat menentukan fotografer prewedding/wedding yang sesuai dengan harapan maka perlu beberapa hal yang menjadi perhatian sehingga Anda tidak akan kecewa kelak.

Tips Memilih Fotografer Untuk Wedding

Sumber Gambar : Sheknow.Com

Integritas sang fotografer didalam dunia fotografi terutama dalam jenis foto prewedding dan wedding. Hal ini ditujukan supaya terhindar dari mendapat fotografer yang sedang coba-coba atau iseng mencoba memotret prewedding dan wedding. Bukan berarti kita melarang atau membatasi adanya fotografer yang baru akan terjun pada jenis fotografi prewedding dan wedding. Akan tetapi hal ini akan mempengaruhi kualitas hasil foto pada akhirnya.

Lihat seberapa bisa dan tanggap si fotografer menterjemahkan keinginan dari klien. Biasanya sebelum pemotretan prewedding klien memiliki keinginan tersendiri terhadap hasil foto yang akan dihasilkan nantinya.Dari sini dapat dilihat seberapa bisa si fotografer menterjemahkan keinginan klien tersebut ke dalam hasil foto. Terkadang ada keinginan-keinginan dari klien yang tidak bisa dipenuhi, kemungkinan dari adanya keterbatasan di lokasi atau cuaca ataupun sesuatu hal lainnya, fotografer yang tanggap akan memberikan input-input (ide) lain sebagai pengganti dari konsep yang diajukan oleh klien.

Seberapa besar pemahaman mengenai lokasi. Klien kadang meminta referensi lokasi yang akan dijadikan sebagai lokasi pemotretan prewedding, fotografer yang memiliki pemahaman mengenai lokasi biasanya mampu memberikan  referensi lokasi yang sesuai dengan keinginan ataupun konsep awal. Banyak lokasi yang biasa digunakan sebagai tempat pemotretan prewedding di Jakarta, diantaranya Kota Tua, Pelabuhan Sunda Kelapa, Taman Suripati, dsb. Kalaupun pemotretan akan dilakukan dilokasi diluar Jakarta dan kedua belah pihak tidak mengetahui soal lokasi, setidaknya ada inisiatif dari fotografer untuk mencari tau mengenai lokasi pemotretan nantinya.

Tips Memilih Fotografer Untuk Wedding

Sumber Gambar : signaturebanquet.com

Kemampuan dalam menghargai hasil karya mereka sendiri.  Seperti pepatah “Ada harga ada kualitas”. Biasanya harga juga berpengaruh terhadap kualitas. Tidak mungkin ada fotografer yang berani memasang tarif tinggi kecuali dia memang bisa memberikan hasil yang sangat baik terhadap kliennya, namun itu juga tidak berarti fotografer yang memasang tarif rendah tidak memiliki kualitas yang baik. Bisa saja hal ini terjadi karena adanya persaingan tarif yang terkadang tidak sehat  ataupun adanya orang-orang yang baru coba-coba memasuki dunia fotografi komersial. Jadi jangan terkecoh dengan harga murah, siapa tau sang fotografer baru coba-coba memotret prewedding ataupun wedding, bisa-bisa anda akan hanya dijadikan percobaan dan anda nanti akan kecewa dengan hasilnya. Kalaupun ada fotografer yang berani memasang terlalu murah terhadap hasil fotonya mulailah curiga dengan kualitas hasil yang akan diberikan nantinya. Karena bukan tidak mungkin, karena memberi harga yang murah maka untuk menutupi/mengurangi biaya produksi  kualitas hasil yang diberikan juga harus diturunkan menjadi kualitas nomer 2 atau 3 ataupun dibawahnya lagi. Jadi kalaupun mau hemat pilih saja yang harga tengah, tidak terlalu murah dan tidak terlalu mahal.

Dan yang paling utama perhatikan portfolio dari fotografer. Portfolio dapat dijadikan referensi seberapa baik hasil karya dari sang fotografer. Dari situ dapat terlihat jelas karakteristik karya dari si empunya portfolio. itulah sedikit tips memilih fotografer untuk wedding.

Leave a Comment: